76View

Membuat CV untuk seorang yang ingin melamar pekerjaan merupakan hal yang cukup harus diperhatikan. Karena CV itu sendiri adalah hal yang akan menentukan apakah pelamar dapat lolos di tahap administrasi atau tidak. Maka dari itu CV harus dibaut sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan sesuai dengan pengalaman, pendidikan, informasi Biografi dan keahlian khusus yang kamu miliki agar CV kamu menarik perhatian dimata HRD.

Ketelitian dan profesionalisme para pelamar kerja adalah hal yang penting untuk dilihat oleh HRD. Sebanyak apapun pengalaman kerja yang kamu punya, kalau kamu menunjukanya dalam sebuah kesalahan dalam membuat CV maka ini akan berpengaruh terhadap peluang kerja yang akan kamu dapatkan. Maka dari itu di sini mimin bakalan kasih tips ke kamu apasih hal-hal yang harus kamu hindari saat menulis CV.

1. Desain Dan Template CV Yang Berantakan

Pastikan kamu tidak memakai desain atau template CV yang berantakan, gunakan desain yang simple, mudah dibaca dan di sarankan menggunakan CV ATS friendly. Jangan sampai warna font dan backround CV kamu terlalu terang atau terlalu gelap. Misalkan warna kuning sama warna putih dan warna lainya yang membuat tulisan di CV susah dibaca.

Dan juga jenis font yang susah dibaca, pastikan kamu pakai jenis font yang mudah dibaca dan jangan pakai jenis font yang aneh-aneh sehingga ketika HRD baca CV kamu itu kesusahan karena jenis font yang susah dibaca. Selain itu, terlalu banyak logo dan ikon juga salah satu desain CV yang harus kamu hindari. Karena ketika kamu pakai terlalu banyak logo dan ikon itu akan membuat CV kalian suah dibaca juga ole hats. Logo dan ikon akan lebih susah untuk lolos dari ats.

2. Kesalahan Dalam Pengetikan atau Typo

Ini menjadi salah atu hal yang umum kesalahan dalam membuat CV. Yaitu salah menempatkan letak baik itu nama tempat, pengalaman, atau deskripsi. Penulisan nama kamu juga harus lebih diperhatikan lagi, karena cukup banyak kesalahan dalam menulis nama di CV yang menyebabkan yang tadinya lolos dalam tahap administrasi bia jadi tidak lolos karena tidak terdeteksi karena nama ejaan nama kamu yang salah.

Maka dari itu harus lebih diperhatikan dalam pengetikan agar tidak membuat kamu tidak lolos nantinya, jangan lupa untuk selalu mengecek dan memeriksa ulang apakah semua yang kamu ketik dan tulis sudah benar apa belum. Karena kalau ada kesalahan bisa langsung kamu perbaiki sebelum dikirimkan kepada HRD.

3. Hindari Deskripsi Yang Panjang

Menuliskan ringkasan riwayat hidup kamu selama ini juga termasuk dalam penulisan CV namun ada yang perlu kamu perhatikan yaitu jangan menuliskan deskripsi yang terlalu panjang lebih baik ditulis atau diketik dengan singkat saja tapi harus detail dan mewakili keseluruhan tentang diri kamu.

Coba deh kamu lebih fokus untuk menulis kepada kualitas daripada kuantitas, karena deskripsi CV yang terlalu panjang akan membutuhkan banyak waktu untuk membacanya dan HRD tidak punya banyak waktu hanya untuk membaca CV punya kamu saja.  Jadi buatlah CV yang menunjukan pencapaian dan kontribusi yang kamu tawarkan untuk perusahaan tersebut. Idealnya mungkin kamu bisa menggunakan dengan hanya satu halaman saja tidak lebih.

4. Memasukan Data Yang Tidak Relevan

Demi di terimanya kamu disuatu perusahaan kadang semua cara dilakukan saat menuliskan CV bahkan sampai dilebih-lebihkan agar lolos ditahap administrasi. Mencantumkan informasi yang tidak valid bisa membuat kamu berakibat fatal loh. Jadi hindari dari kebohongan dan melebihkan diri secara hiperbola hanya untuk meyakinkan HRD agar diterima kerja.

Karena pada dasarnya menuliskan dan memasukan data diri kamu itu harus seorisinal mungkin. Karena ditahap interview atau wawancara nanti akan terlihat benar atau tidaknya kemampuan yang kamu tulis di CV nanti dan darisini HRD bisa menilai seberapa besar kemampuan kamu.

5. Memasukan Foto Yang Tidak Profesional

Memasukan foto di CV kamu juga merupakan yang harus diperhatikan. Hindari memasukan foto yang tidak profesional seperti selfie, memakai filter yang menutupi muka, memakai pakaian yang kurang sopan dan terbuka karena itu akan menunjukan bagaimana identitas diri kamu yang sebenarnya.

Tidak memasukan foto sama sekali juga merupakan kesalahan besar dalam membuat CV atau daftar riwayat hidup. Karena dari foto itu bisa mempresentasikan dan menggambarkan siapa diri kamu dan juga memberikan first impression yang baik bagi perusahaan.

6. Memakai Bahasa Yang Tidak Baku atau profesional

Menggunakan bahasa yang baku sesuai dengan kaidah EYD ini adalah syarat kamu untuk menuliskan CV karena pada dasarnya CV ini bersifat formal maka kamu juga harus menuliskanya dalam bentuk dokumen formal.

Jangan sampai kamu memakai bahasa gaul ya karena itu bentuk tidak sopan dalam kamu menuliskan sebuah CV. Jika kamu menggunakan bahasa yang gaul dan tidak sopan dalam CV kamu siap-siap deh untuk tereleminasi lebih awal dari persaingan. Maka dari itu lebih diperhatikan lagi dalam penulisan bahasa yang benar ya!

7. Menggunakan Satu CV Untuk Semua Lamaran

Akan lebih baik jika kamu memperbarui CV yang sudah kamu buat untuk dikirim ke perusahaan lainya yang mau kamu lamar. Karena setiap perusahaan punya kualifikasi tertentu terhadap kandidat yang mengajukan lamaran di perusahaanya. Dan juga kamu harus menyesuaikan isi CV kamu dari posisi yang kamu lamar. Maka dari itu jangan pakai satu CV kamu untuk banyaknya perusahaan yang kamu lamar ya.

Terus improve dan perbaiki lagi CV kamu secara keseluruhan ya agar lebih menarik dan fresh dimata HRD untuk dibaca.

8. Hindari Memasukan Hal Yang Bersifat Privasi

Kalau kamu punya masalah atau trauma di pekerjaan kamu sebelumnya ushakan jangan masukan kedalam CV kamu karena HRD bukanya iba malah bakal ilfeel loh. Cukup kamu simpan untuk diri sendiri dan pelajaran engga perlu kamu ceritakan alasan kenapa kamu keluar dari perusahaan sebelumnya.

Karena membuat CV bukan untuk bertujuan membuka rahasia atau kejelekan perusahaan kamu ke publik, maka dari itu kamu harus memilah info apa saja yang pantas kamu masukan kedalam CV kamu.

9. Lupa Melampirkan Cover Letter

Banyak dari kita yang melupakan untuk membuat cover letter, perlu kamu tahu kalau CV dengan cover letter itu beda loh, jadi kalau CV itu mencakup informasi rinci tentang pengalaman kerja kamu, latar belakang pendidikan, biografi diri kamu dan lain-lain sedangkan cover letter adalah dokumen ringkas yang menjelaskan kenapa kamu melamar pekerjaan tersebut.

Melampirkan cover letter merupakan hal yang penting dan menjadi bahan pertimbangan HRD untuk mendukung diterima nya atau tidak lamaran kamu. Kalau kamu gagal dalam melamar kerja itu bisa jadi karena kamu belum melampirkan cover letter atau cover letter punya kamu belum maksimal.

nah begitulah macam-macam yang kamu harus hindari dalam membuat CV. Pastikan kamu membuat CV dengan hati-hati dan teliti ya, semangat terus!

dan buat kamu yang masih bingung mau buat CV yang benar itu kaya gimana coba deh kunjungi web kita di Ikutpsikotes karena disana kita banyak tips-tips cara membuat CV yang benar, karir apa yang sesuai dengan kepribadian kamu dan juga psikotes online secara lengkap dan rinci.

jangan lupa ya kunjungin situs kita di Ikutpsikotes supaya kamu jadi tahu lebih banyak lagi tips seputar karir dan psikotes online. Nah untuk kamu yang butuh tes psikotes online dengan hasil yang akurat dan juga realtime, kamu bisa pakai tes psikotes online dari Ikutpsikotes. Ikutpsikotes sendiri, merupakan platform psikotes online dengan standar psikolog Indonesia yang sudah digunakan oleh lebih dari 800 perusahaan dari seluruh Indonesia. Yuk daftar dan dapatkan FREE TRIAL dan FREE KONSUL dari Ikutpsikotes

KLIK DISINI UNTUK DAFTAR

 

 

News IkutPsikotes